DELAPAN FAKTA TENTANG HUTAN AMAZON

Kabar miris muncul dari Rio de Janeiro pada Rabu, 23 Agustus 2017 waktu setempat. Presiden Brasil Michel Termer mengeluarkan sebuah putusan yang isinya mencabut status perlindungan cagar alam bagi hutan hujan terluas di dunia, Hutan Amazon.
Alasannya, demi menambah investasi anyar ke negara berpenduduk 207 juta jiwa itu. Bagaimana tidak menggiurkan? Lahan seluas empat juta hektare itu konon menyimpan kekayaan emas dan mineral. Tercatat pada tahun 1984, di bawah rezim diktator militer Brasil, status perlindungan cagar alam membatasi kegiatan penambangan hanya untuk perusahaan milik negara.
Kabar itu tentu memancing reaksi negatif dari berbagai aktivis lingkungan hidup. Jauh-jauh hari, World Wildlife Fund (WWF) Brasil menentang dijadikannya Hutan Amazon sebagai lahan pertambangan. Penggundulan hutan, penghancuran sumber daya air, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga munculnya konflik tanah menjadi pertimbangan.
“Jika pemerintah bersikeras untuk membuka area pertambangan ini tanpa membahas pengamanan lingkungan, maka pemerintah harus terlebih dahulu menanggapi protes dari dunia internasional,” kecam Kepala Badan Konservasi WWF Brasil, Mauricio Voivodic dinukil dari BBC News.
Hutan Amazon sendiri merupakan hutan hujan tropis terluas di dunia. Mencakup sekitar 40 persen benua Amerika Selatan yang terdiri dari delapan negara di antaranya Brasil, Bolivia, Peru, Ekuador, Kolombia, Venezuela, Guyana serta Suriname.
Amazon terdiri dari mosaik ekosistem dan jenis vegetasi termasuk hutan hujan, hutan musiman, hutan gugur, hutan banjir, dan sabana. Memiliki Sungai Amazon, sungai terbesar di dunia dalam hal debit dan sungai terpanjang kedua di dunia setelah Sungai Nil. Sistem sungai adalah jalur kehidupan hutan dan dalam sejarahnya memainkan peran penting dalam pengembangan hutan hujan.
Hutan Amazon bukan hanya sekedar hutan hujan tropis terluas di dunia. Berikut dinukil dari Mongabay, delapan fakta yang harus diketahui tentang Amazon.
- Amazon adalah hutan hujan terbesar di dunia, yang luasnya bahkan lebih besar dari dua hutan hujan terbesar berikutnya – Congo Basin dan Indonesia – jika digabungkan.
- Sungai Amazon sejauh ini adalah sungai terbesar di dunia berdasarkan volumenya. Memiliki lebih dari 1.100 anak sungai, 17 di antaranya bahkan memiliki panjang lebih dari 1.000 mil.
- Sungai Amazon mengalir ke Samudera Atlantik.
- Amazon diperkirakan memiliki 16.000 spesies pohon dan 390 miliar pohon individu.
- Hampir dua pertiga hutan hujan Amazon ditemukan di Brasil.
- Amazon diperkirakan memiliki 2,5 juta spesies serangga. Lebih dari setengah spesies di hutan hujan Amazon diperkirakan tinggal di kanopi.
- Peternakan menyumbang sekitar 70 persen penggundulan hutan di Amazon
- Deforestasi di hutan hujan Amazon telah menurun sejak 2004, sebagian besar disebabkan oleh laju deforestasi yang menurun di Brasil. Ada berbagai alasan penurunan, termasuk tren makroekonomi, kawasan lindung baru dan wilayah adat, penegakkan hukum yang lebih baik, pemantauan deforestasi melalui satelit, tekanan dari kelompok lingkungan, dan inisiatif sektor swasta.
Post a Comment